oleh

Shayne Pattynama Calon Debutan Timnas yang Bersinar di Liga Belanda

Nama Shayne Pattynama belakangan cukup familiar di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Hal itu dipicu pengakuan pemain asal Belanda itu yang ingin mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia dan siap jika dipanggil tim nasional.

Di Belanda, Shayne Pattynama memang hanya bermain di kasta kedua alias Eerste Divisie bersama SC Telstar. Bek kiri berusia 22 tahun itu baru saja direkrut mantan klub Stefano Lilipaly tersebut pada Juli 2019 dari FC Utrecht dengan bebas transfer.

Meski begitu, nama Pattynama sempat viral ketika gol perdana untuk SC Telstar dicetaknya pada pertandingan melawan Exelcior pada 17 Januari 2020. Gol itu menjadi perbincangan karena dianggap mirip dengan aksi fenomenal Marco van Basten pada final Piala Eropa 1988.

Ketika itu, Van Basten mencetak gol spektakuler melalui tendangan voli parabola dari sudut sempit ke gawang Uni Soviet. Ternyata, Shayne Pattynama juga mampu melakukan hampir mirip dengan aksi legenda timnas Belanda itu.

Bedanya, gol Van Basten tercipta di sisi kiri gawang Uni Soviet dan dicetak dengan tendangan kaki kanan. Sementara, Pattynama melakukannya dengan tembakan kaki kiri yang menjadi kekuatan utamanya.

Shayne Pattynama Ingin Cicipi Atmosfer Sepak Bola Indonesia

Sejak gol itu, Shayne Pattynama mendadak viral di Belanda. Aksi-aksi pemain yang memiliki ayah asal Semarang itu juga cukup memikat. Kelebihan Pattynama adalah memiliki kecepatan dibbrilng, skill individu, dan crossing yang cukup baik.

“Satu hal yang berkesan buatku adalah gol yang kucetak musim lalu. Hampir sama seperti gol Marco van Basten. Itu gol pertamaku untuk Telstar dan gol yang bagus,” ucap Shayne Pattynama dikutip Football5star.com dari Youtube Yussa Nugraha.

Saat ini Pattynama sedang merintis kariernya bersama Telstar. Namun, dia juga memendam harapan bisa mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia, meski hanya sebagai penonton di stadion.

“Aku baru sekali ke Indonesia. Anehnya, aku sudah merasa seperti rumahku sendiri. Waktu berkunjung ke Bali aku sempat ingin menonton pertandingan di stadion, tapi tidak jadi. Tapi lain waktu aku ingin sekali. Aku dengar atmosfernya sangat luar biasa,” urai Pattynama.

A post shared by Shayne Pattynama (@s.pattynama) on Apr 8, 2020 at 10:03am PDT

Sementara terkait peluang membela timnas Indonesia, Shayne Pattynama tak menepis. Dia membuka diri jika ada ajakan dari PSSI untuk mengkuti seleksi dan pemusatan latihan.

“Agenku, Fardy Bachdim, punya banyak koneksi di Indonesia. Tapi aku belum ada panggilan dari timnas. Aku akan terbuka (jika ada panggilan timnas). Aku sering mendengar kabar dan beritaku ada di mana-mana. Tapi belum ada undangan,” aku Shayne Pattynama memungkasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed